Definisi :

“ Titik fokus sinar yang datang dari benda yang jauh terletak di belakang retina “

(Prof. Dr. H. Sidarta Ilyas , Sp.M)

“ The hyperopic eye is defisient in refractive power, that is, it is a negative eye. The rays from infinity are not refracted enough, thus the point of  focus is behind the retina “

(Albert E. Sloane MD.– Manual of refraction , third edition)

Hipermetropia juga dikenal dengan hyperopia atau rabun dekat. Hipermetropia adalah keadaan yang lebih jarang dibandingkan dengan miopia.

Pasien dengan Hipermetropia mendapat kesukaran untuk melihat dekat akibat sukarnya berakomodasi, keluhan akan bertambah dengan bertambahnya umur yang diakibatkan melemahnya otot siliar untuk akomodasi dan berkurangnya kekenyalan lensa.

Pada usia anak 0-3 tahun hipermetropia akan bertambah sedikit yaitu 0-2.0 D.

Pada perubahan usia lensa berangsur – angsur tidak dapat memfokuskan bayangan pada selaput jala (retina) sehingga akan lebih terletak dibelakangnya, sehingga diperlukan penambahan lensa positif atau konveks dengan bertambahnya usia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Butuh Bantuan ? Chat Kami